KKN UNDIKSHA Tahun 2014

KKN UNDIKSHA 2014Mahasiswa KKN (Kuliah Kerja Nyata) Undiksha merupakan salah satu program Universitas Pendidikan Ganesha yang mendidik mahasiswanya terampil terhadap ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan sampai semester 6. Program ini merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat.

Kami, adalah mahasiswa Universitas Pendidikan Ganesha yang berjumlah 20 orang dan terdiri dari berbagai jurusan di Undiksha, baik kependidikan ataupun non kependidikan. Kami mengusung 8 program kerja yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat. Sehingga judul pengadian kami yaitu “Pengintegrasian Antar Bidang Studi Keilmuan Mahasiswa Undiksha dalam Upaya Peningkatan Potensi Sumber Daya Desa Tiga”. selama satu setengah bulan, ke-8 program ini dijalankan. Terimakasih Undiksha, terimakasih Desa Tiga. Desa Tiga kan selalu kami kenang di hati.

KKn Tiha… Ahaaayyy…. :)

OPTIMALKAN SWADAYA MASYARAKAT DALAM PERBAIKAN DAN PEMELIHARAAN INFRASTRUKTUR DESA

Pembangunan Desa memang tidak bisa dilepaskan dari peran aktif dan partisipasi langsung dari masyarakatnya sendiri, karena begitu kita bicara pembangunan juga tidak terlepas dari pola pembangunan yang sesungguhnya akan berdampak langsung terhadap output daripada kegiatan itu sendiri,oleh karena itu peran serta masyarakat menjadi sebuah hal yang mutlak dalam sebuah proses pembangunan mulai dari proses perencanaan,pelaksanaan dan pemeliharaan dari hasil-hasil pembangunan itu sehingga apa yang menjadi kebutuhan masyarakat dapat dirumuskan dalam sebuah perencanaan yang terintegrasi berdasar pada skala prioritas tertentu yang sudah dirancang secara bersma-sama seluruh pemangku kepentingan dan elemen masyarakat di Desa.

Pemerintah saat ini terus menggiatkan pembangunan disegala bidang termasuk bidang infrastruktur desa dalam rangka peningkatan daya saing dan peningkatan pertumbuhan ekonomi masyarakat desa.Berbagai program sudah diluncurkan oleh Pemerintah untuk percepatan pembangunan di tingkat Desa,Ironisnya arah dan gerak pembangunan yang dilaksanakan dengan berbagai program oleh Pemerintah tidak dibarengi dengan peningkatan partisipasi serta swadaya dari masyarakat setempat sehingga timbul kesan bahwa pembangunan suatu wilayah serta merta menjadi tugas dan tanggung jawab dari Pemerintah.masyarakat setempat hanya berhak untuk menikmati hasil-hasil dari pembangunan itu sendiri.Sungguh sangat disayangkan semangat gotong royong yang diwariskan oleh para pendahulu kita yang sudah ditanamkan dalam seluruh sendi sendi kehidupan masyarakat khususnya di Bali menjadi pudar dengan pola pembangunan yang ada sekarang.

Entah dimana letak kesalahannya dan siapa yang harus bertanggung jawab akan hal ini menjadi sebuah pertanyaan besar saat ini……..,

Melihat realitas tersebut Komunitas Amatir Radio yang tergabung dalam Paguyuban Asti Gita Umbara mencoba hadir untuk memberikan nuansa baru dalam kehidupan bermasyarakat dan melibatkan diri secara langsung dalam proses pembangunan Desa dengan pola gotong royong.Tidak hanya sekedar komunitas hobby dalam Amatir Radio tetapi Paguyuban ini mencoba untuk berbuat sesuatu yang bermanfaat bagi lingkungan,sesama dan masyarakat disekitarnya dengan dukungan pendanaan yang digali dari partisipasi masyarakat dan dari anggotanya sendiri.

Sejak berdirinya pada tanggal 01 Januari 2014 Komunitas ini sudah melakukan beberapa kegiatan diantaranya perbaikan jalan di ruas Buungan-Temaga-Linjong yang merupakan akses vital yang menghubungkan tiga dusun di wilayah Desa Tiga yang merupakan satu-satunya akses jalan yang menopang kegiatan perekonomian masyarakat,kegiatan tersebut terlaksana berkat kerjasama seluruh lapisan masyarakat dan para dermawan yang memberikan donatur untuk pembiayaan pemeliharaan jalan yang menghabiskan biaya lebih dari Tiga Belas Juta Rupiah itu.Dengan dikoordinir oleh beberpapa tokoh-tokoh masyarakat ternyata dari hasil kegiatan tersebut menunjukan sesuatu yang cukup menggembirakan karena ternyata tingkat partisipasi masyarakat baik dalam bentuk tenaga dan materi masih sangat tinggi,hal tersebut dapat dilihat dari antusiasme masyarakat disekitar tempat itu untuk berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Semoga dari kegiatan yang sudah dilaksanakan tersebut dapat bermanfaat bagi masyarakat setempat dan kedepan seiring dengan waktu berjalan organisasi ini dapat berbuat lebih banyak lagi hal-hal yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Lebih Baik Menyalakan Sebuah Lilin daripada Hanya Mengutuk Kegelapan”

BRAVO ASWAGITA !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

KOBARKAN TERUS SEMANGATMU TUNJUKAN KEHADIRANMU BISA BERARTI BAGI SESAMA

dsc_0395

PEMBUKAAN PERTANDINGAN FUTSAL ANTAR CLUB SE DESA TIGA

Pembukaan pertandingan Futsal antar Club Se Desa Tiga yang diselenggarakan oleh STT Asta Dharma Kerti Banjar Linjong

Pemanfaatan Air Tanah Dalam Sebagai Solusi Mengatasi Krisis Air Bersih Di Desa Tiga

Air Merupakan Sumber kehidupan karena air merupakan kebutuhan pokok yang paling mendasar bagi masyarakat,Desa Tiga berada di ketinggian 700 meter sampai dengan 1.000 meter dari permukaan laut dimana sebagian wilayah desa Tiga sangat minim dengan sumber mata Air sehingga tidak jarang pada musim kemarau terjadi kesulitan air bersih untuk masyarakat di beberapa banjar,akan tetapi upaya pemerintah Desa,Daerah hingga pemerintah Pusat terus mengupayakan untuk segera terpenuhinya kebutuhan air bersih di semua banjar di desa Tiga dan pada tahun 2011 Pemerintah desa Tiga mempunyai inisiatif untuk melakukan pengeboran untuk pemanfaatan air tanah dalam di Banjar Linjong dengan harapan bisa dimanfaatkan sebagai sumber air bersih di wilayah tersebut dan sekitarnya juga dapat dimanfaatkan untuk pengembangan kegiatan usaha pertanian dan peternakan,mengingat daerah tersebut merupakan sentra peternakan Sapi Bali dan Peternakan Ayam Ras Petelur.Upaya tersebut ternyata membuahkan hasil dan dari pengeboran di kedalam 135 meter sudah menemukan sumber air bawah tanah di kedalaman 115 meter dan sudah di pompa sampai ke permukaan dengan debit air 10 meter kubik per jam.Kedepan sesuai dengan prioritas kegiatan yang akan dilaksanakan sesuai dengan permasalahan2 yang ada pemerintah Desa Tiga berencana akan melakukan Pengeboran di beberapa tempat seperti di : Banjar Malet Tengah,Malet Kutamesir,Pukuh dan Tiga sedangkan targetnya pada tahun 2013 nanti seluruh kebutuhan Air bersih di desa Tiga untuk Masyarakat sudah dapat terpenuhi sehingga diharapkan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat yang mayoritas sebagai patani dan peternak.

PILOT PROJECT OVOP AGRIBISNIS KEMENKOP DI DESA TIGA

Program rintisan pengembangan Agribisnis Komoditas unggulan di Desa Tiga yang digagas oleh kementerian Koperasi UKMK RI sudah berjalan hampir satu tahun.untuk kegiatan tersebut Kementerian Koperasi juga mendatangkan expert dari ICDF Taiwan yang bertugas untuk membantu para petani yang ada di Desa Tiga untuk pengembangan beberapa komoditas unggulan yang akan dijadikan maskot dari produk pertanian di Desa Tiga.Beberapa komoditas unggulan telah berhasil dikembangkan seperti Pepaya Red Lady,Jambu Crystal,dan Beberapa Komoditas unggulan lainnya seperti Jeruk dengan Varietas unggul yang bibitnya didatangkan khusus dari luar negeri.

Pepaya Red Lady

Pengembangan Potensi Lokal dengan pola pemberdayaan masyarakat untuk menghasilkan suatu Produk yang bisa bersaing dipasaran bukan merupakan hal yang mudah dilakukan akan tetapi seiring dengan perkembangan teknologi dan pendampingan dari Pemerintah dapat mempercepat proses terwujudnya kesejahteraan masyarakat khusunya masyarakat petani yang ada di Desa Tiga.

 

pepaya
Jambu Crystal

PAWAI BUDAYA OGOH-OGOH DESA TIGA TAHUN 2011

Pawai Budaya Ogoh-Ogoh yang dilaksanakan serangkaian dengan perayaan hari Raya Nyepi tahun baru caka 1933 di Desa Tiga,Kecamatan Susut,Bangli berlangsung sangat meriah,antusias masyarakat Desa Tiga untuk mengikuti acara tersebut sangat tinggi,adapun tema yang diambil dalam pawai tersebut adalah BHUWANA KERTHI atau Penyucian Semesta Alam beserta Isinya.Kegiatan tersebut diikuti oleh 5 Desa Pakraman di wilayah Desa Tiga dan dibuka secara resmi oleh Bapak Bupati Bangli.Dalam Sambutannya Bupati Bangli memberikan apresiasi positif terhadap kreativitas masyarakat desa Tiga khususnya Generasi Muda dalam Bidang pelestarian adat dan Budaya dan dengan dilaksanakannya acara tersebut Bupati Bangli juga menyerahkan Bantuan untuk Hadiah kepada masing-masing peserta dan Tropy Bagi peserta yang mendapatkan Juara 1 s.d 3.Bupati Bangli yang didampingi Ketua DPRD Kab.Bangli,Kapolres Bangli dan Unsur Muspika Kecamatan Susut juga menghimbau agar pelaksanaan kegiatan tersebut dapat mempererat persatuan dan kesatuan diantara generasi muda khusunya di Desa Tiga.Kegiatan Pawai Budaya Ogoh-Ogoh akan dijadikan Agenda Rutin Tahunan di Desa Tiga berdasarkan Hasil Keputusan Rapat antara Perbekel Desa Tiga dengan seluruh Bendesa Desa Pakraman yang ada di wilayah Gebog Satak Tiga Buungan dan direncanakan tahun 2012 nanti acara tersebut dapat diikuti oleh 9 Desa Pakraman se Desa Tiga.

Kalender

September 2014
S S R K J S M
« Jul    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  

Berita Terdahulu

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.